Tuesday, August 13, 2019

Saklar dan jenisnya

Saklar termasuk bahan jadi yang merupakan alat yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari sumber tegangan menuju beban. Saklar sangat banyak macam dan jenisnya misalnya: untuk keperluan instalasi penerangan, untuk tegangan tinggi, instalasi tenaga dan banyak lagi jenisnya. Sebagai pengetahuan dasar cukup mengenai beberapa macam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari : di rumah, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya.
Saklar ada yang dipasang di luar tembok dan ada pula yang dipasang did alam. Saklar yang dipasang di dalam tembok harganya lebih mahal, tetapi lebih banyak yang menyukai sebab tampak lebih bersih dindingnya karena pipanya tidak tampak, sehingga tidak mengganggu pemandangan.
Jenis-jenis saklar pada dasarnya dibedakan menjadi:
1. Saklar manual
2. Saklar magnetik (MC)
3. Saklar otomatis
Saklar magnetik dan saklar otomatis akan dibahas pada semester berikutnya. Sedangkan saklar manual menurut penggunaannya untuk:
1. Instalasi penerangan.
2. Instalasi tenaga.
Macam-macam saklarmanual yang digunakan untuk instalasi penerangan menurut hubungannya antara lain:
1. Saklar tunggal
2. Saklar seri
3. Saklar silang
4. Saklar tukar
5. Saklar kelompok
6. Saklar kutub dua
7. Saklar kutub tiga
8. Saklar tarik
9. Saklar tombol tekan

Tuesday, August 6, 2019

Alat Untuk Instalasi Listrik

Berikut adalah daftar peralatan yang dibutuhkan dan tentu wajib dibawa oleh electrician, untuk menangani sebagian besar pekerjaan listrik serta menyelesaikan pekerjaannya menjadi lebih mudah!

1. Testpen
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Alat yang wajib dibawa untuk mengecek atau mendeteksi apakah peralatan listrik tersebut memiliki tegangan atau tidak. Jika terdapat listrik di Stop Kontak atau Kabel listrik, maka lampu Indikator akan menyala, jika tidak ada aliran listrik maka lampu Indikator tidak akan menyala. Fungsi lainnya yaitu untuk membuka skrub dari komponen alat listrik.

2. Voltmeter

Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Digunakan untuk memeriksa voltage dan memastikan sirkuit tersebut menyala. Pada alat ukur voltmeter ini biasanya ditemukan tulisan voltmeter (V), milivoltmeter (mV), mikrovoltmeter, dan kilovolt (kV). Voltmeter memiliki batas ukur tertentu, yakni nilai tegangan maksimum yang dapat diukur oleh voltmeter tersebut. Jika tegangan yang diukur oleh voltmeter melebihi batas ukurnya, voltmeter akan rusak.

3. Wire Crimpers
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Tang Potong kabel biasanya digunakan untuk memotong kabel, mengelupas kabel, dan meng-crimping RJ-45.

4. Wire Strippers 
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Untuk memotong isolasi dari kawat. Dilengkapi dengan gigi potong dengan berbagai ukuran yang berbeda untuk macam-macam jenis ukuran kabel.

5. Slotted Screw-drivers
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Biasa disebut obeng minus. Digunakan untuk membuka, memasang, mengendurkan, mengencangkan baut atau sekrup yang memiliki bagian atas (kepala) berbentuk pipih (minus).

6. Senter
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Gunakan senter sebagai penerangan saat mati lampu atau membetulkan instalasi listrik. Pastikan juga senter yang agan pilih tahan banting supaya tidak cepat rusak karena jatuh atau terlempar

7. Philip screw-drivers
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Disebut obeng kembang atau obeng plus. Digunakan untuk membuka, memasang, mengencangkan, mengendurkan baut atau sekrup yang memiliki bagian atas atau kepala yang berbentuk silang (plus).

8.  Wrench Set
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Untuk electrician, biasanya dilengkapi pengaman di bagian gagang dengan bahan karet. Fungsinya untuk membuka, mengendurkan, mengencangkan baut sesuai dengan ukurannya.

9. Cutter/razor
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Untuk mengupas, membelah bagian isolasi kabel listrik yang memiliki ukuran lebih besar, yang tidak bisa dikupas oleh tang.

10. Voltage Detector
Teknisi Listrik Wajib Tahu, 10 Alat Ini Harus Dibawa Saat Bekerja!
Untuk melihat apakah ada arus listrik. Beberapa perangkat ini otomatis dan beberapa harus dihidupkan melalui tombol. Walau Voltage tester dan test pen memiliki prinsip kegunaan yang sama, namun voltage tester mempunyai banyak kelebihan yang membuat uji kelistrikan lebih akurat jika dibandingan dengan test pen.


Pembangkit Tenaga Listrik

Pembangkit listrik adalah suatu alat yang dapat membangkitkan dan memproduksi tegangan listrik dengan cara mengubah suatu energi tertentu menjadi energi listrik. Beberapa contoh jenis pembangkit tenaga listrik, yaitu:

1. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
Jenis pembangkit listrik ini menggunakan bahan solar sebagai bahan bakarnya. PLTD tidak ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang besar, namun lebih cocok untuk mencukupi kebutuhan listrik yang kecil. Biasanya jenis pembangkit listrik ini digunakan di desa-desa atau daerah-daerah terpencil. Mesin diesel bertugas sebagai prime mover atau penggerak mula. Saat bekerja, mesin diesel akan menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk menggerakkan rotor generator. Agar efisien, tekanan dan suhu udara yang dicampur dengan solar harus dinaikkan terlebih dahulu pada turbo charger yang digerakkan oleh gas buang, hasil dari pembakaran di ruang bakar.
2. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Pembangkit Listrik Tenaga Air sudah sangat dikenal penggunaannya. Di Indonesia sendiri, jenis pembangkit listrik ini merupakan yang utama. PLTA tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Air berfungsi menggerakkan turbin yang terhubung dengan generator. Energi listrik yang dihasilkan ini disebut hidroelektrik. Kelebihan PLTA adalah kapasitas dayanya besar dan alatnya awet hingga 50-100 tahun setelah digunakan. Selain itu jenis pembangkit listrik ini tidak menyebabkan polusi dan bebas emisi karbon, sangat ramah lingkungan.
3. Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB)
Sebagai penghasil batubara yang besar dan pengekspor batubara terbesar kedua di dunia, tak heran bila banyak PLTB tersebar di Indonesia. Sepertiga dari 90% listrik di Indonesia dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara. Bahkan pemerintah merencanakan bahwa tahun 2030 listrik yang dihasilkan PLTB harus mencapai 50% dari keseluruhan. Meskipun bermanfaat, namun batubara adalah bahan bakar terkotor di dunia. Material ini merupakan penyebab utama gas rumah kaca yang menyebabkan global warming. Masalah lain yang timbul adalah masalah kesehatan. Hampir 80% warga disekitar PLTB mengidap penyakit pernafasan karena terkena debu batubara. Parahnya lagi korban kebanyakan masih balita.
4. Pembangkit Listrik Tenaga Air 
Jenis pembangkit listrik ini membuat angin memutar turbin. Putaran pisau turbin berubah menjadi arus listrik dengan bantuan generator. Sebagai salah satu energi yang terbarukan, pembangkit listrik tenaga angin tidak menimbulkan emisi sehingga ramah lingkungan. Untuk membuatnya tidak memerlukan lahan sebesar jenis pembangkit listrik lain sehingga lebih hemat tempat. Namun biaya pembuatan dan perawatan pembangkit listrik tenaga angin cukup tinggi, karena ada beberapa bagian turbin yang memang mudah rusak.
5. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Hasil pemanasan ketel uap pada PLTU menghasilkan uap yang memutar turbin sehingga menghasilkan listrik. Bahan bakar dari PLTU adalah minyak ataupun batubara. Cara kerja PLTU adalah air dipompa ke dalam pipa air di sekeliling ketel uap. Kemudian udara dan bahan bakar yang sudah menjadi satu disemprotkan ke dalam ruang bakar yang menyala. Terjadilah pembakaran sehingga bahan bakar berubah menjadi energi kalor atau panas.
6. Pembangkit Listrik Tenaga GAs (PLTG)
Bahan bakar PLTG dapat berupa bahan bakar minyak maupun gas alam. Cara kerjanya diawali dengan memasukkan udara ke dalam kompresor melalui filter udara. Tujuannya agar debu dan kotoran tidak ikut masuk ke kompresor tersebut.Tekanan udara pada kompresor ditingkatkan kemudian dialirkan ke ruang bakar untuk selanjutnya dibakar bersama bahan bakar. Hasil pembakaran adalah gas bertekanan dan bersuhu tinggi. Turbin yang ada disemprot oleh gas tersebut. Turbin akan mengubah enthalpy gas menjadi energi gerak yang akan memutar generator yang menghasilkan listrik.
7. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB)
Cara kerja jenis pembangkit listrik ini mirip dengan PLTU, namun uap panas yang dihasilkan murni dari dalam perut bumi. Oleh karena itu PTLPB banyak dibangun di dekat gunung berapi. PLTPB tidak memerlukan bahan bakar sehingga biaya operasionalnya lebih kecil daripada PLTU. Kekurangannya adalah biaya eksplorasi untuk menemukan sumber panas dan pengeboran perut bumi memakan biaya investasi yang sangat besar.
8. Pembagkit Listrik Tenaga Surya 
Sebagai salah satu energi alternatif, sinar matahari dapat dimanfaat sebagai pembangkit listrik. Keuntungannya tentu sinar matahari ramah lingkungan dan tidak terbatas digunakan berapa kali pun. Biaya perawatannya memang kecil bila dibandingkan dengan jenis pembangkit listrik yang lain. Namun biaya pembangunanannya sangat besar Komponen utama PLTS adalah sel foltovotaik yang berperan menangkap sinar matahari yang panas. Sinar matahari yang tertangkap berfungsi memanaskan cairan yang akan berubah menjadi uap. Uap tersebut yang akan diubah oleh generator menjadi energi listrik.
9. Pembangkit Listrik Tenaga Ombak 
Gerakan ombak laut yang bergulung-gulung dan naik turun menghasilkan energi yang cukup besar. Ombak memililki kepadatan daya yang tinggi, memungkinkannya menjadi sumber energi terbarukan dengan biaya paling murah. Jenis pembangkit listrik ini menghasilkan emisi nol, alias sangat ramah lingkungan. Di masa depan diyakini ombak akan menjadi salah satu solusi terbaik untuk menghasilkan listrik.
10. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)
Ternyata sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Sampah dipilah terlebih dahulu. Sampah yang masih bisa didaur ulang dipisahkan. Baru sisa sampah diletakkan ke tungku insinerator untuk dibakar. Pembakaran dilakukan pada suhu di atas 1300oC. Tidak perlu khawatir soal asap hasil pembakaran karena telah diatur agar sesuai dengan batas aman emisi gas buang. Sisa abu hasil pembakaran dapat dijadikan bahan bangunan seperti batako. Jenis pembangkit listrik ini tentu sangat bagus diterapkan untuk mengurangii jumlah sampah. Berbagai negara seperti Amerika, Jepang, Belanda dan negara-negara di Eropa sudah menggunakan PLTSa sejak dahulu. Kita tentu berharap agar jenis pembangkit listrik ini lebih banyak lagi dibangun diseluruh daerah-daearah di Indonesia.
11.  Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
PLTN membutuhkan reaksi pembelahan inti bahan uranium dalam reaktor nuklir untuk menghasilkan panas. Panas tersebut menghasilkan uap yang dialirkan ke turbin untuk menggerakkan generator. Jenis pembangkit listrik ini sangat ramah lingkungan karena tidak melepaskan partikel nitrogen oksida, sulfur dioksida dan karbon dioksida saat pembakaran terjadi. Namun dibalik kelebihannya, PLTN menuai banyak kontroversi seperti biaya pembuangan dan pengamanan energi nuklir sangat besar. Selain itu potensi kecelakaan nuklir yang sangat mengerikan dampaknya. Radiasinya dapat merusak tubuh manusia bahkan menyebabkan kecacatan dan kematian.

Tuesday, July 30, 2019

Upaya Penghematan Listrik

Upaya Penghematan Listrik

Meski dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak boleh boros begitu saja dalam menggunakan energi listrik. Hal itu dikarenakan biaya listrik akan semakin mahal, jika sudah mahal kita sendiri yang akan menanggung akibatnya.
Berikut ini upaya-upaya dalam penghematan listrik :
  • Tahu Kapan Menyalakan Peralatan Listrik
Untuk menghemat daya listrik, kita harus tahu kapan saatnya menggunakan dan menyalakan peralatan listrik. Jangan membiarkan televisi dan radio menyala dalam waktu yang lama, radio dan televisi yang dibiarkan menyala selama seharian penuh juga bisa merusak elemen-elemen di dalam peralatan listrik tersebut.
  • Jangan Menyalakan Lampu Siang Hari
Saat siang hari manfaat matahari bisa digunakan sebagai sumber penerangan. Sumber penerangan tidak perlu menggunakan lampu, sebab lampu tidak bisa mengalahkan energi matahari. Ada baiknya kita mematikan lampu saat siang hari, nyalakan lampu saat dibutuhkan saja. Misalnya saat malam hari.
  • Jangan Menggunakan Mesin Air Otomatis
Jangan menggunakan mesin air secara otomatis, sebab otomatis sedikit-sedikit akan menyala saat airnya berkurang. Oleh sebab itu gunakanlah sanyo yang tidak otomatis, jadi bisa dinyalakan saat air benar-benar telah habis. Selain itu, mesin air  otomatis akan memiliki tarif listrik yang lebih mahal dibandingkan dengan sanyo yang normal.
  • Cukup Satu Televisi Saja
Ada rumah yang memiliki dua televisi atau bahkan lebih, hal itu dikarenakan banyak anggota keluarga yang menyukai acara-acara yang berbeda. Memiliki lebih dari satu televisi bisa membuat daya listrik membengkak dan tarif listrik pun akan menjadi mahal. Usahakan dalam satu rumah hanya memiliki satu televisi saja, jangan lebih dari satu televisi.
Saat ini, anggaran pemerintah untuk listrik membengkak. Jadi pemerintah sering mengadakan pemadaman listrik bergilir. Hal itu untuk menghemat anggaran pemerintah untuk listrik. Meski tidak lama, pemadaman listrik bergilir itu sering membuat banyak orang kacau dalam menjalankan aktivitasnya.


Manfaat Kelistrikan

3. Manfaat Kelistrikan 
Selain berfungsi sebagai penerangan, fungsi lain dari arus listrik adalah sumber energi. Karena dengan adanya listrik seluruh energi dapat dibangkitkan oleh karena itu listrik sangat penting bagi kehidupan sehari-hari apalagio untuk menunjang aktivitas manusia. 
Fenomena listrik telah dipelajari sejak zaman purba, meskipun pemahaman secara teoritisnya berkembang lamban hingga abad ke-17 dan 18. Meski begitu, aplikasi praktisnya saat itu masih sedikit, hingga di akhir abad ke-19 para insinyur dapat memanfaatkannya pada industri dan rumah tangga. Perkembangan yang luar biasa cepat pada teknologi listrik mengubah industri dan masyarakat. Fleksibilitas listrik yang amat beragam menjadikan penggunaannya yang hampir tak terbatas seperti transportasi. Tenaga listrik saat ini adalah tulang punggung masyarakat industri modern. Beberapa fungsi listrik, seperti:
1. Sebagai Penerangan
Saat malam hari, manfaat energi listrik bisa dijadikan sebagai sumber penerangan. Energi listrik bisa digunakan untuk menyalakan lampu. Dahulu kala saat energi listrik belum masuk ke desa-desa, penerangan hanya dilakukan menggunakan lampu minyak biasa. Saat ini harga minyak bumi mahal harganya, sehingga manfaat minyak bumi atau minyak tanah semakin langka dan semakin mahal.
2. Sumber Energi
Energi listrik dijadikan sebagai sumber energi. Disebut sumber energi karena listrik bisa dijadikan sebagai penghasil energi. Misalnya saja adalah sumber energi untuk menghidupkan berbagai macam peralatan rumah tangga dan juga peralatan elektronik lainnya.
3. Sarana Hiburan
Sarana hiburan bisa menggunakan energi listrik, sebabnya adalah banyak alat-alat dan media hiburan yang menggunakan energi listrik. Misalnya manfaat sosial media dari smartphone, playstation atau game elektronik lainnya yang membutuhkan listrik.
4. Penghasil Panas
Listrik bisa dijadikan sebagai penghasil panas, manfaat energi listrik banyak digunakan berbagai macam keperluan rumah tangga. Listrik bisa dijadikan sebagai sumber panas, karena arus litrik bisa mengalir dengan manfaat nikel atau elemen-elemen pemanas yang bisa menghasilkan panas. Panas yang dihasilkan inilah yang digunakan dan juga dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Energi listrik yang menghasilkan panas bisa digunakan untuk kompor listrik, penanak nasi dan juga digunakan untuk menyetrika. Semua peralatan tersebut mengubah energi listrik menjadi panas.
5. Penghasil Gerak
Energi listrik yang ada di dalam kehidupan ini juga bisa dihasilkan sebagai penghasil gerak. Banyak kebutuhan rumah tangga yang membutuhkan listrik untuk menggerakkan sesuatu. Misalnya saja energi listrik yang diubah menjadi energi gerak bisa digunakan untuk menggerakkan motor, mobil, kipas angin dan masih banyak lagi lainnya. Saat mengubah energi gerak dibutuhkan arus listrik untuk menggerakkan alat-alat tersebut.


Jenis Kelistrikan

2. Jenis Kelistrikan 
Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinyu pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. Arus listrik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1). Listrik Arus Searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap
2). Listrik Arus Bolak-balik  atau AC (Alternationg Current) adalah arus yang besar dan
     arahnya selalu berubah-ubah. 

Satuan SI untuk arah artus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefenisikan sebagai arus konstan yang bila dipertahankan akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara. Listrik muncul akibat adnya beberapa tipe fisika:
Pada teknik elektro, listrik digunakan untuk:



Pengertian Kelistrikan

A. Wawasan Kelistrikan
Listrik merupakan teknologi mutakhir yang ditemukan manusia. Listrik dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, baik di kota maupun di desa, meskipun beberapa daerah pedalaman tidak terjamah oleh listrik. Dalam melakukan aktivitas sehari-hari kita sangat memerlukan benda elektronik yang digerakkan dengan listrik. Dengan demikian dibutuhkan sumber arus listrik untuk memperlancar dan membantu aktivitasa dalam kehidupan sehari-hari,.

        1.  Pengertian Kelistrikan
Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Ada dua jenis muatan listrik, yaitu muatan listrik negatif dan positif. Listrik adalah rangkaian fenomena fisika yang berhubungan dengan kehadiran dan aliran muatan listrik. Listrik menimbulkan berbagai macam efek yang telah umum diketahui, seperti petirlistrik statisinduksi elektromagnetik dan arus listrik. Adanya listrik juga bisa menimbulkan dan menerima radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio. Suatu benda bermuatan listrik negatif jika berlebihan elektron dan bermuatan positif jika kekurangan elektron. SEcara alami, muatan listrik positif selalu mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah. Aliran ini disebut sebagai arah arus listrik konvensial. Akan tetapi sebenarnya muatan listrik yang bergerak di dalam konduktor bukanlah muatan listrik positif, tetapi mujatan listrik negatif (elektron) dan arah aliran elektron berlawanan dengan arah aliran muatan positif.



C. Jenis dan Karakteristik Bahan Keras Buatan

Bahan keras buatan adalagh bahan yang untuk karyakerajinan yang diolah danb dicampur dengan bahan tertentu sehingga menjadi keras, dan memil...